Jumat, 22 Juni 2012

SELEBRITI YANG PERNAH JADI KOMBAN PERKOSAAN

1. Teri Hatcher



Aktris yang popular karena penampilannya di serial televisi “Desperate Housewives,” Teri Hatcher mengatakan kisah pahit dalam hidupnya secara terang-terangan dalam sebuah wawancara Vanity Fair pada Maret 2006.  Ia mengatakan kepada VF bahwa ia pernah mengalami siksaan seksual  yang dilakukan oleh pamannya sendiri, Richard Hayes Stone . Ketika itu terjadi ia masih berusia lima tahun. Akibat peristiwa yang dialaminya, Teri kecil harus mengurung diri selama beberapa tahun. Ia tidak pernah membicarakan peristiwa pahit yang dialaminya kepada orang lain, hingga suatu saat ia mencermati salah seorang korban Hayes yang berusia 14 tahun melakukan bunuh diri. Teri ditemani oleh Jaksa Penuntut kemudian memberikan keterangan yang memberatkan sang paman. Akibat aksi tersebut sang paman harus mendekan di penjara selama 14 tahun. Teri sekarang giat dalam  sebuah organisasi yang bertujuan menyemangati para korban perkosaan untuk hidup positif dan tidak memandang rendah diri mereka sendiri.

2. Kelly McGillis


Aktris cantik yang membintangi film “Top Gun” ini pun tak luput dari trauma yang diakibatkan oleh penganiayaan seksual. Peristiwa pahit itu terjadi pada 1982, ketika dua orang pria memasuki apartemen Kelly di New York dengan paksa. Kelly dan pacar wanitanya yang saat itu tengah berada di apartemen kemudian diikat, dipukuli, dan diperkosa dibawah ancama pisau yang bisa dihunuskan sewaktu waktu jika Kelly melawan. Tak beberapa lama setelah ia menderita trauma berat, ia sadar dan lebih termotivasi dalam menjalani hidup.  Penampilan luar biasanya pun ia perlihatkan ketika menjadi seorang jaksa penuntut di film “The Accused,” ia tampil bersama Jodie Foster.

3. Billie Holiday


Bagi pecinta musik blues dan jazz,  nama Billie Holiday sudah tidak asing lagi ditelinga mereka. Perempuan kulit hitam bersuara emas yang popular melalui lagu “God Bless the Child,”  “Good Morning Heartache,” dan sebuah lagu jazz yang berlirik kontroversial dan pedih yakni lagu “Strange Fruit.”

Perjalanan hidup Billie memang tidaklah manis baik sebelum menjadi penyanyi terkenal maupun sesudahnya. Di usia sepuluh tahun Billie harus mengalami peristiwa pahit dan paling dibencinya sepanjang hidup, di usia sangat muda ia diperkosa oleh pria tetangganya sendiri bernama Wilbert Rich. Pria bejat itu tertangkap basah oleh ibu Billie, dan dilaporkan ke polisi. Pemerkosa itu menghabiskan waktu tiga bulan mendekam di penjara akibat perbuatannya terhadap Billie.

4. Fiona Apple


Fiona Apple penyanyi sekaligus penulis  Asal Amerika Serikat yang pernah memboyong 12 Grammy Award ini, ternyata memiliki trauma masa kecil yang diakibatkan oleh pelecehan seksual yang dialaminya. Saat itu usia Fiona baru menginjak 12 tahun ketika mengalami pelecehan seksual. Ketika itu ia sedang berjalan pulang dari sekolah menuju aparteman ibunya. Bahkan pada sebuah kesempatan wawancara yang dilakukan oleh sebuah media, Fiona secara terang terangan menceritakan peristiwa pahit yang membuatnya trauma di masa kecilnya. Fiona berpendapat bahwa satu-satunya alasan yang membuatnya menceritakan dan menyebutkan nama si pemerkosa, untuk memberikan dukungan positif kepada korban perkosaan lainnya agar selalu bersemangat dan tidak rendah.

Namun dikemudian hari pengalaman pahitnya itu menginspirasi lagu “Sullen Girl” dan “The Child is Gone.”

5. Fran Drescher


Francine Joy “Fran” Drescher, seorang aktris film dan serial televisi, komedian, produser, dan aktivis kelahiran 30 September 1957. Namun publik fim dan serial televisi lebih mengenalnya sebagai Fran Fine tokoh dari sebuah serial televisi, The Nanny.

Aktris cantik ini tidak luput dari sebuah trauma pelecehan yang dialaminya pada Januari 1985. Saat itu dua orang perampok bersenjata memasuki apartemen Fran dan Jacob di Los Angeles, Amerika. Ketika salah satu perampok sibuk mencari barang untuk dicuri, satu orang lagi memperkosa Fran dan temannya. Jacobson (suami Fran saat itu), tak pelak dari perlakuan kasar para perampok, ia diikat dan dipaksa menyaksikan adegan pemerkosaan yang dilakukan terhadap istri dan temannya. Akibat peristiwa perampokan dan pemerkosaan ini, Fran mengalami trauma dan membutuhkan waktu lama untuk pulih. Dalam sebuah wawancara bersama Larry King, ia mengatakan bahwa peristiwa tersebut membuatnya trauma. Namun ia berhasil membuat efek negatif peristiwa pahit itu menjadi semangat yang positif. Dalam bukunya,”Cancer Schmancer,” Fran berkata:” Seluruh hidupku yang negatif berubah menjadi positif.” Sementara sang pemerkosa yang saat itu menjalani masa bebas bersyarat harus kembali mendekam di penjara dan dikenai sanksi dua kali hukuman seumur hidup.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar